Pendidikan

KKN Batch 2 UHO Desa Ulu Lapao-Pao Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 1 Ulu Lapao-Pao

144
×

KKN Batch 2 UHO Desa Ulu Lapao-Pao Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 1 Ulu Lapao-Pao

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Batch 2 Universitas Halu Oleo (UHO) yang bertugas di Desa Ulu Lapao-Pao menggelar sosialisasi anti-bullying di SDN 1 Ulu Lapao-Pao

KOLAKA – SULTRAICON.COM.||  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Batch 2 Universitas Halu Oleo (UHO) yang bertugas di Desa Ulu Lapao-Pao menggelar sosialisasi anti-bullying di SDN 1 Ulu Lapao-Pao. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap generasi muda, khususnya anak-anak di lingkungan desa.

Koordinator kegiatan menjelaskan, anak-anak merupakan tonggak peradaban bangsa sehingga sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga kesehatan mental mereka. Perlindungan itu, kata dia, tidak hanya di sekolah tetapi juga dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ketika kita menjaga generasi, sama halnya kita menjaga peradaban bangsa ini. Sosialisasi ini menjadi langkah kecil agar anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah meminimalisir dampak buruk dari maraknya bullying yang bisa terjadi di sekolah, di lingkungan masyarakat, bahkan di media sosial.

“Bullying bukan hanya secara langsung, tetapi juga melalui media sosial. Apalagi hari ini, sekitar 80 persen anak sekolah sudah memiliki handphone dan akun media sosial. Jika tidak dikontrol dengan baik, ini bisa menjadi racun bagi perkembangan mereka,” jelasnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut. Kehadiran mereka dianggap sebagai bentuk kolaborasi untuk merawat generasi bangsa sejak usia dini.

“Kami bersyukur diberikan ruang oleh guru-guru di sekolah ini untuk melakukan sosialisasi. Itu menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menjaga anak-anak kita,” tambahnya.

Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan ini kesadaran anak-anak, guru, maupun orang tua semakin meningkat untuk mencegah praktik bullying. Dengan demikian, anak-anak bisa lebih fokus dalam belajar tanpa tekanan dari lingkungan sekitar.

“Anak-anak seusia mereka harus mendapatkan lingkungan yang nyaman untuk membantu tumbuh kembangnya. Jangan sampai mereka menjalani hidup penuh tekanan, karena itu bisa mengganggu pendidikan dan masa depan mereka,” pungkasnya.

Reporter: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *