Daerah

The Legend of Pongtiku 2025, Gubernur Sultra Dukung Pelestarian Budaya Nusantara

133
×

The Legend of Pongtiku 2025, Gubernur Sultra Dukung Pelestarian Budaya Nusantara

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri langsung kegiatan budaya akbar bertajuk The Legend of Pongtiku

KENDARI–SULTRAICON.COM || Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri langsung kegiatan budaya akbar bertajuk The Legend of Pongtiku yang digelar pada Selasa, 8 Juli 2025, di Lapangan Bakti Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Parade budaya yang mengangkat tema “Membangkitkan Jiwa, Merayakan Warisan, Menghidupkan Semangat Pongtiku” ini disambut antusias ribuan masyarakat setempat dan para tamu undangan dari berbagai daerah. Kehadiran Gubernur Andi Sumangerukka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya nusantara.

Dalam kegiatan ini, masyarakat disuguhkan beragam pertunjukan yang menggambarkan kekayaan adat dan nilai-nilai luhur Toraja. Di antaranya adalah musik bambu tradisional, atraksi drum band, pentas teatrikal budaya, serta parade busana adat yang menggambarkan keberagaman etnis dan warisan leluhur Tana Toraja.

Parade budaya tersebut juga menjadi momentum penghormatan terhadap Pahlawan Nasional Pongtiku, tokoh pejuang asal Toraja yang dikenal gigih melawan penjajahan Belanda. Melalui gelaran ini, semangat perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan Pongtiku diharapkan terus menginspirasi generasi muda.

Magical Toraja Parade 2025 menjadi salah satu ikon perayaan budaya terbesar di Sulawesi Selatan tahun ini, serta menjadi sarana promosi kearifan lokal yang efektif dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya.

Melalui momentum ini, pemerintah daerah bersama tokoh-tokoh masyarakat berharap semangat pelestarian budaya tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menjadi gerakan bersama dalam menjaga jati diri bangsa melalui seni, adat, dan sejarah perjuangan yang telah diwariskan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *