KENDARI – SULTRAICON.COM.|| Dalam upaya mencegah tindak premanisme dan pungutan liar (pungli) di ruang-ruang publik, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara melalui Satuan Tugas (Satgas) Preemtif kembali menggelar kegiatan sosialisasi yang menyasar titik-titik rawan gangguan ketertiban masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pada Senin pagi, 14 Juli 2025, adalah area parkir pusat perbelanjaan MGM di Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Penanganan Aksi Premanisme dan Pungli Tahun 2025 yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah hukum. Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan hukum dan menyampaikan pesan-pesan preventif kepada masyarakat yang tengah beraktivitas di lokasi tersebut.
Warga yang berada di sekitar area parkir mendapat imbauan agar tidak terlibat dalam aktivitas pungli maupun perilaku premanisme yang kerap terjadi di kawasan umum. Petugas juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan situasi yang tertib dan aman, termasuk dengan tidak segan melaporkan jika menemukan praktik yang meresahkan.
“Kami ingin mengingatkan bahwa setiap tindakan pungli atau premanisme dapat diproses secara hukum. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersikap tegas dan melaporkan jika menjumpai kejadian semacam itu,” ujar salah satu anggota Satgas yang turut dalam kegiatan, mewakili Kasatgas Preemtif Iptu Abdul Razak.
Langkah preventif ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat sekitar. Beberapa warga menyatakan merasa lebih aman dengan kehadiran aparat yang aktif menyambangi area publik untuk memberikan edukasi serta menjaga keamanan secara langsung.
Selain meningkatkan pemahaman hukum, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kepercayaan antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Diharapkan, sinergi ini mampu menciptakan kultur sosial yang menolak segala bentuk penyimpangan, termasuk pungutan liar yang seringkali membebani warga.
Dengan terus berjalannya kegiatan serupa di titik-titik strategis, Polda Sultra berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban semakin tumbuh, sehingga suasana kondusif dapat terus terjaga di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.