DaerahHukum & Kriminal

Polres Morowali, IMIP, dan Danramil Bahodopi Datangi Rumah Duka Pemuda Konawe, Sampaikan Belasungkawa

142
×

Polres Morowali, IMIP, dan Danramil Bahodopi Datangi Rumah Duka Pemuda Konawe, Sampaikan Belasungkawa

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Sebagai bentuk empati, jajaran Polres Morowali yang dipimpin Kasat Intel Iptu Sappewali, bersama manajemen eksternal IMIP, Danramil 1311-09 Bahodopi, serta sejumlah tokoh masyarakat Tolaki, menyambangi rumah duka di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara

KONAWE SELATAN – SULTRAICON.COM.|| Kasus meninggalnya MR (19), pemuda asal Kabupaten Konawe, di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Kamis (7/8/2025) lalu, mulai menemukan titik terang. Pihak Polres Morowali mengumumkan telah menetapkan empat tersangka dan menahan mereka.

Sebagai bentuk empati, jajaran Polres Morowali yang dipimpin Kasat Intel Iptu Sappewali, bersama manajemen eksternal IMIP, Danramil 1311-09 Bahodopi, serta sejumlah tokoh masyarakat Tolaki, menyambangi rumah duka di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan, Minggu (10/8/2025) malam.

Rombongan tiba sekitar pukul 20.30 Wita dan disambut aparat kecamatan, pemerintah desa, Kapolsek Moramo Utara, serta tokoh adat. Sebelum bertemu keluarga korban, prosesi adat Tolaki Sara Meparamisi digelar sebagai bentuk penghormatan.

Iptu Sappewali menegaskan, pihaknya bergerak cepat usai kejadian. “Dalam 1×28 jam, pelaku berhasil kami identifikasi dan amankan. Dari 18 orang yang diperiksa, 4 orang kami tetapkan tersangka. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini bertambah sesuai perkembangan penyidikan,” ungkapnya. Ia juga memastikan keluarga korban dapat memantau langsung perkembangan kasus.

Komandan Koramil Bahodopi, Lettu Amiruddin, turut menyampaikan duka cita dan mengingatkan keluarga untuk tidak terprovokasi isu liar di media sosial. “Kami berharap ini jadi kasus terakhir,” ujarnya.

Perwakilan manajemen eksternal IMIP, Immanuel Tewel, menegaskan korban bukan karyawan IMIP, namun kejadian di dalam kawasan membuat pihaknya turut bertanggung jawab secara moral. “Kehadiran kami untuk menyampaikan belasungkawa langsung dan mengevaluasi agar insiden serupa tak terulang,” katanya.

Pihak keluarga yang diwakili Armin mengapresiasi kedatangan rombongan. “Kami menghargai perhatian yang diberikan. Harapan kami, semua pelaku dapat ditangkap dan diproses hukum sesuai aturan,” tuturnya.

Pertemuan itu juga dihadiri Komandan Kompi Brimob Morowali, Ketua Paguyuban Kerukunan Tolaki Mepokoaso, tokoh masyarakat Bahodopi, dan kerabat dekat korban. Suasana haru menyelimuti rumah duka, namun keluarga menegaskan kepercayaan penuh kepada kepolisian untuk menuntaskan kasus tragis ini.

Reporter: Red

Editor: Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *