Daerah

Muhammadiyah Gelar Pelatihan Manajemen Reputasi Organisasi Zona I di Makassar

123
×

Muhammadiyah Gelar Pelatihan Manajemen Reputasi Organisasi Zona I di Makassar

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Pusat Syiar Digital Organisasi menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Organisasi Zona I untuk wilayah Indonesia Timur, Jumat–Ahad, 15–17 Agustus 2025.

MAKASSAR — SULTRAICON.COM || Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Pusat Syiar Digital Organisasi menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Organisasi Zona I untuk wilayah Indonesia Timur, Jumat–Ahad, 15–17 Agustus 2025, di Hotel Aryaduta Makassar. Kegiatan ini menghadirkan pimpinan wilayah dan pengelola media Muhammadiyah dari berbagai provinsi, dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan.

Pelatihan bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi publik Muhammadiyah dalam membangun citra positif di era digital. Peserta dibekali materi strategi pengelolaan reputasi, teknik penanganan krisis, pemetaan pemangku kepentingan, serta integrasi nilai dakwah dalam komunikasi organisasi.

Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rakhim Nanda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PP Muhammadiyah.

“Kami memohon maaf atas keterbatasan pelayanan. Namun saya yakin hal ini tidak mengurangi semangat para mujahid digital Muhammadiyah,” ujarnya.

Direktur Pusat Syiar Digital Muhammadiyah, Dr. Choirul Fajri, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan nasional.

“Batch pertama ini akan dilanjutkan di Universitas Muhammadiyah Tangerang pada 29–31 Agustus. Kami berharap wilayah dapat mereplikasi pelatihan ini di tingkat daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun narasi dakwah yang sejalan dengan visi Muhammadiyah. Choirul mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai provinsi meski masing-masing tengah menghadapi agenda organisasi yang padat.

Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, yang membuka kegiatan, menekankan bahwa penguasaan informasi adalah kunci pengaruh di era modern.

“Siapa yang menguasai informasi akan menguasai dunia. Karena itu, kita harus bijak memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, dan memastikan manfaatnya bagi publik. Gunakan media sosial dengan cerdas dan berakhlak,” tambahnya.

Prof. Irwan mendorong sinergi antara Pusat Syiar Digital Muhammadiyah dengan majelis, lembaga, dan ortom dalam memproduksi konten dakwah yang singkat, tepat sasaran, dan relevan dengan segmen audiens, termasuk generasi muda.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APIK PTMA) yang menaungi 52 program studi komunikasi. Di antaranya, Prof. Dr. Adhianty Nurjanah, Dr. Fajar Junaedi, Dr. Aswad Ishak, dan Ayub Dwi Anggoro, Ph.D.

Selain pemaparan materi, peserta terlibat dalam sesi praktik manajemen konten dan simulasi penanganan krisis reputasi. Metode ini diharapkan memudahkan penerapan strategi di lapangan.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan rasa bangga dapat menjadi bagian dari pelaksanaan pelatihan ini dan berharap para peserta mampu membawa pulang strategi komunikasi yang relevan untuk diterapkan di wilayah masing-masing.

Choirul Fajri menambahkan bahwa tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah membangun jejaring pengelola komunikasi Muhammadiyah yang solid di seluruh Indonesia. Kerja sama antarwilayah dinilai penting untuk memperkuat citra organisasi di tengah derasnya arus informasi media sosial.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarwilayah Muhammadiyah. Setiap kelompok peserta diminta menyusun rencana aksi strategis sebagai panduan peningkatan reputasi organisasi di daerah masing-masing.

Pelatihan Zona I di Makassar ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran Muhammadiyah dalam membentuk opini publik yang positif di tingkat nasional.

Ahmad Baiquni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *