Daerah

Mendagri Tito Karnavian Resmikan Rapimprov Kadin Sultra, Dorong MBG dan Aspal Buton

113
×

Mendagri Tito Karnavian Resmikan Rapimprov Kadin Sultra, Dorong MBG dan Aspal Buton

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung di Kota Kendari

KENDARI – SULTRAICON.COM.|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung di Kota Kendari, Rabu (27/8/2025).

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program strategis Kadin Sultra, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan investasi aspal Buton.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dalam laporannya menjelaskan bahwa Rapimprov digelar sebagai forum evaluasi perkembangan dunia usaha di Sultra sekaligus merumuskan agenda kerja ke depan.

“Sejak dilantik pada 30 Maret 2021, kami rutin melakukan ekspose tahunan sebagai bentuk akuntabilitas kepada pemerintah maupun masyarakat,” ungkap Anton.

Ia menuturkan, ada dua fokus utama Kadin Sultra, yakni Program MBG dan penguatan industri aspal Buton. Menurutnya, Program MBG merupakan langkah kerakyatan yang efektif serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga sejalan dengan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Untuk mendukung implementasi program tersebut, Kadin Sultra telah menyiapkan 55 unit Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh daerah. Dari jumlah itu, 35 unit sudah diajukan, 23 di antaranya telah disetujui, sementara 12 lainnya masih menunggu persetujuan.

Setiap SPPG diproyeksikan menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga berpotensi membuka ribuan lapangan kerja baru. Selain itu, permintaan bahan pangan dari program ini diyakini akan meningkatkan pendapatan petani, peternak, serta nelayan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Kadin Sultra. Menurutnya, Rapimprov menjadi wadah penting untuk menyinergikan program kerja dunia usaha dengan kebijakan pemerintah daerah.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat mendukung penuh Program MBG, karena dinilai mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan gizi dan kemiskinan.

“Pemerintah pusat sangat mengapresiasi inisiatif seperti ini. Saya berharap Kadin Sultra terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program-program ini berjalan optimal,” kata Tito. “Saya datang ke Sultra untuk memastikan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo-Gibran,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rapimprov. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Kadin dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam penguatan UMKM di Sulawesi Tenggara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *