Daerah

Jumat Curhat Polda Sultra di Anggoeya, Warga Protes Tawuran, Balapan Liar & Peredaran Narkoba

109
×

Jumat Curhat Polda Sultra di Anggoeya, Warga Protes Tawuran, Balapan Liar & Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar program Jumat Curhat di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari

KENDARI — SULTRAICON.COM.|| Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar program Jumat Curhat di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Jumat pagi (19/9/2025). Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri pejabat utama Polda Sultra dan puluhan warga setempat sebagai wadah menyalurkan aspirasi masyarakat.

Beberapa pejabat yang hadir antara lain Wadir Polair AKBP Dodik Tatok Subiantoro, Wadir Samapta AKBP Herman Setiadi, Wadir Pamobvit AKBP Darmono, Kasubdit VVIP Ditpamobvit AKBP Jajang Koswara, dan perwakilan dari berbagai direktorat Polda Sultra. Warga yang hadir juga meliputi Lurah Anggoeya Muh. Idil, S.Pt., beserta tokoh masyarakat dan Ketua RT/RW.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan keluhan serius terkait maraknya tawuran pelajar yang sering disertai penggunaan senjata tajam. Ketua RW 05, Anwar, menyebut hal ini menimbulkan rasa takut di kalangan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Keluhan lainnya datang dari Ketua RT 20, Ld. Taslim, yang menyoroti balapan liar di Jalan Madusila. Ia juga menyebut maraknya peredaran narkoba dengan sistem “tempel” sebagai masalah yang memerlukan perhatian khusus.

Ketua LPM Kelurahan Anggoeya, Jumail Remba, menambahkan bahwa banyak pelajar melakukan aksi berkendara ugal-ugalan tanpa helm, serta penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu kenyamanan warga. Bullying di lingkungan sekolah juga disebut dalam daftar keluhan masyarakat.

Selain keluhan perilaku remaja dan lalu-lintas, warga juga mengungkap bahwa sosialisasi tentang ketertiban lalu lintas di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah masih minim. Hal ini dinilai ikut berkontribusi terhadap pelanggaran-pelanggaran lalu-lintas yang dilakukan pelajar.

Menanggapi aspirasi warga, Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, S.H., M.H., menyebut bahwa sepanjang tahun ini pihaknya telah berhasil mengungkap hampir 20 kilogram narkoba, sementara jajaran Polres berhasil mengungkap sekitar 25 kilogram. Ia menekankan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Wadir Samapta AKBP Herman Setiadi menyatakan bahwa patroli di wilayah Anggoeya akan ditingkatkan guna meredam aksi balapan liar dan gangguan keamanan lainnya. Ia menekankan bahwa pendekatan proaktif dan kehadiran aparat ke wilayah-wilayah rawan menjadi bagian dari upaya pengendalian.

Polda Sultra melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan menindaklanjuti masalah yang diungkap dalam forum tersebut. Jumat Curhat dianggap sebagai sarana efektif untuk mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Warga berharap agar tindak lanjut yang diberikan tidak hanya sekedar janji. Mereka menuntut adanya langkah konkret, seperti peningkatan patroli, pembangunan fasilitas keamanan dan edukasi keselamatan di sekolah-sekolah.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program semacam ini diharapkan keamanan dan ketertiban di Kelurahan Anggoeya semakin terjamin. Polda Sultra juga menyerukan agar semua elemen masyarakat bersinergi menghadapi tantangan keamanan dan peredaran narkoba.

Editor: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *