DaerahHukum & Kriminal

Disiplin ASN Jadi Sorotan, Wagub Hugua Soroti Manajemen Lemah di Bapenda

147
×

Disiplin ASN Jadi Sorotan, Wagub Hugua Soroti Manajemen Lemah di Bapenda

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sultra

KENDARI–SULTRAICON.COM.|| Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sultra pada Kamis pagi, 10 Juli 2025. Sidak dimulai tepat pukul 07.31 WITA, diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur di halaman kantor.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur didampingi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Sultra, Staf Ahli Gubernur, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.

Namun, apel pagi tersebut justru menjadi momen evaluasi penting. Dari total sekitar 100 pegawai, hanya sekitar 35 persen yang hadir mengikuti apel. Fakta ini mendapat perhatian serius dari Wakil Gubernur yang menilai tingkat kedisiplinan ASN di lingkungan Bapenda masih rendah.

“Saya datang pukul 07.31, beberapa pegawai masih duduk di teras. Baru setelah saya tiba, apel dimulai. Ini bukti bahwa sistem belum berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Wakil Gubernur dengan nada tegas.

Ia menekankan bahwa budaya kerja yang baik dimulai dari disiplin individu, tanpa perlu bergantung pada kehadiran atasan. Menurutnya, jika kehadiran pimpinan menjadi satu-satunya pemicu kedisiplinan, maka ada masalah dalam sistem manajemen dan kepemimpinan internal.

Dalam arahannya, Hugua mendorong agar Bapenda segera melakukan pembenahan menyeluruh dari sisi manajerial. Ia juga mengingatkan agar instansi tidak terlalu cepat menyalahkan faktor eksternal atas buruknya kinerja, sebab akar persoalan seringkali berada di dalam institusi itu sendiri.

“Sebelum bicara pelayanan publik, kita harus benahi dulu kedisiplinan dari dalam. Kalau datang saja sudah tidak disiplin, lalu bagaimana mau memperbaiki sistem?” tegasnya.

Selain mengevaluasi SDM, Wakil Gubernur juga melakukan peninjauan terhadap kondisi fisik gedung Bapenda. Ia menilai, kondisi gedung masih cukup baik jika dibandingkan dengan beberapa kantor OPD lain yang sebelumnya ia kunjungi. Dalam catatannya, kondisi terburuk justru ditemukan pada Dinas Perikanan, Disperindag, dan Dinas Koperasi.

“Saya sudah punya daftar mana saja kantor yang kondisinya memprihatinkan. Kantor Perikanan paling buruk, lalu Perindag dan Koperasi,” ungkapnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Hugua menegaskan bahwa sidak akan terus dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan, baik pada pagi hari, siang, maupun sore. Langkah ini diambil untuk memastikan kedisiplinan bukan hanya soal presensi, tapi juga soal tanggung jawab dan integritas dalam pelayanan publik.

“Kami akan pantau terus. Yang kami lihat bukan hanya hadir atau tidak, tapi juga bagaimana kualitas kepemimpinan dan tata kelola di setiap OPD. Budaya disiplin harus tumbuh dari dalam, bukan karena takut pada sidak,” pungkasnya.

Reporter: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *