Metro KotaDaerahOlahraga

Dari Semak Belukar Menjadi Gedung Representatif: Perubahan Wajah Gedung KONI Sulawesi Tenggara

181
×

Dari Semak Belukar Menjadi Gedung Representatif: Perubahan Wajah Gedung KONI Sulawesi Tenggara

Sebarkan artikel ini

Kendari — Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara kini tampil bersih, rapi, dan lebih representatif setelah melalui proses panjang pembersihan dan penataan. Padahal, dulunya lokasi gedung ini dikenal sebagai kawasan yang dipenuhi hutan kecil dan semak belukar, bahkan sebagian areanya sering tergenang air dan ditumbuhi tanaman liar tak terawat.

Transformasi kawasan ini tidak lepas dari arahan langsung Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (DISKEPORA) Provinsi Sulawesi Tenggara yang mendorong optimalisasi fasilitas olahraga di daerah. Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dispora Sultra dengan kegiatan kerja bakti besar-besaran.

Proses pembersihan dimulai dari penebasan semak belukar, pengangkutan sampah, hingga penataan area luar gedung agar layak menjadi pusat aktivitas olahraga. Seluruh ASN turut terlibat secara langsung, memperlihatkan semangat gotong royong dan komitmen bersama dalam memperbaiki fasilitas publik yang vital bagi perkembangan dunia olahraga di Bumi Anoa.

Kini, hasil dari kerja keras tersebut mulai terlihat. Gedung KONI Sultra tak lagi tampak kumuh dan terabaikan. Lingkungan sekitarnya bersih, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi para atlet, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat umum yang berkunjung.

Manfaat Gedung KONI yang Bersih dan Tertata

Pembersihan dan penataan ini membawa berbagai manfaat signifikan, antara lain:

1. Meningkatkan Kinerja Organisasi Olahraga
Lingkungan kerja yang bersih dan nyaman mendukung kelancaran administrasi dan koordinasi antar pengurus olahraga.

2. Mendukung Aktivitas Atlet
Gedung KONI menjadi tempat pertemuan, koordinasi, serta pelatihan mental dan strategi para atlet. Dengan lingkungan yang bersih, aktivitas mereka pun menjadi lebih produktif dan efisien.

3. Menumbuhkan Citra Positif
Penataan gedung mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah. Hal ini berdampak positif pada kepercayaan publik dan stakeholder olahraga.

4. Mencegah Gangguan Kesehatan dan Keamanan
Dengan hilangnya semak belukar, ancaman seperti sarang nyamuk, ular, dan binatang liar lainnya bisa dihindari. Ini juga menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna gedung.

Transformasi Gedung KONI Sultra menjadi simbol nyata perubahan positif dan kolaborasi antar elemen birokrasi daerah. Harapannya, semangat ini bisa terus dilanjutkan dalam upaya membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *