Daerah

Dandim Bombana Terima SPPI Batch 3, Perkuat Sinergi Program MBG dan Dapur Sehat

383
×

Dandim Bombana Terima SPPI Batch 3, Perkuat Sinergi Program MBG dan Dapur Sehat

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., menerima kunjungan silaturahmi dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Bombana

BOMBANA – SULTRAICON.COM.|| Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., menerima kunjungan silaturahmi dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Bombana. Pertemuan ini digelar di ruang rapat Kodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Jum’at (25/7/2025), sebagai bentuk penguatan sinergi antara TNI dan para sarjana penggerak dalam mendukung program strategis nasional.

Dalam sambutannya, Dandim mengapresiasi kehadiran SPPI di Bombana dan menyampaikan harapan agar para sarjana tersebut dapat menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa SPPI memiliki peran strategis dalam menyukseskan program-program nasional, khususnya program Masyarakat Bergizi (MBG) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan RI.

 

“Program MBG merupakan bagian dari prioritas nasional yang harus kita dukung bersama. SPPI saya harapkan bisa membantu Kodim dalam mensosialisasikan program ini, termasuk mengaktifkan Dapur Sehat di masyarakat,” ujar Letkol Andi Irfandi.

Dandim juga menekankan pentingnya menjaga semangat, disiplin, dan etika kerja yang telah ditanamkan selama pelatihan. Ia turut memberikan arahan tegas terkait prosedur penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk kerja sama program MBG.

 

“MoU hanya sah bila ditandatangani oleh Kepala SPPG sebagai perwakilan resmi dari BGN. Kepala sekolah tidak diperkenankan menandatangani kerja sama dengan pihak luar yang mengatasnamakan program ini tanpa koordinasi,” tegasnya.

Ia pun meminta para SPPI untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai mitra program. Segala bentuk permintaan data peserta didik harus dikonfirmasi terlebih dahulu kepada Koordinator Wilayah (Korwil) guna mencegah penyalahgunaan informasi.

 

“Validasi data adalah kunci. Pastikan bahwa mitra yang melakukan survei lapangan adalah mitra resmi dan telah melalui proses verifikasi,” tambah Dandim.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPI Bombana, Santi Siska Pratama, memaparkan rencana kerja SPPI di lapangan. Ia menyebut bahwa para sarjana akan terlibat langsung dalam pelaksanaan program Dapur Sehat dan pendataan kelompok sasaran, termasuk siswa, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penghuni pondok pesantren.

“Kami juga meminta dukungan Kodim agar Babinsa bisa mendampingi kami saat turun ke desa. Kehadiran mereka penting untuk kelancaran dan keamanan kegiatan di lapangan,” ungkap Santi.

Menurutnya, sejauh ini baru tiga lokasi di Bombana yang telah menjalani survei awal, dan pihaknya menargetkan cakupan wilayah yang lebih luas dalam waktu dekat.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi lintas sektor, khususnya antara TNI dan tenaga penggerak pembangunan muda, guna memastikan implementasi program-program nasional berjalan efektif hingga ke tingkat desa dan pelosok. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat secara merata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *