Metro KotaDaerah

Bahas Batas Wilayah Kendari–Konsel, Pemerintah Kota Tegaskan Perlunya Pendekatan Bijaksana dan Partisipatif

124
×

Bahas Batas Wilayah Kendari–Konsel, Pemerintah Kota Tegaskan Perlunya Pendekatan Bijaksana dan Partisipatif

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk membahas permasalahan batas wilayah antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)

KENDARI – SULTRAICON.COM.|| Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk membahas permasalahan batas wilayah antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Rapat ini berlangsung di ruang rapat Biro Pemerintahan Provinsi Sultra, Rabu (17/9/2025).

Amir Hasan menegaskan bahwa persoalan batas wilayah bukan sekadar soal ego teritorial antar daerah, melainkan upaya penyelesaian masalah yang sudah lama mengganggu hubungan dua wilayah. Ia menilai, penyelesaian ini harus menjadi prioritas bersama agar tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat.

Menurutnya, pembahasan batas wilayah tidak bisa diselesaikan sepihak. Diperlukan peran serta pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya agar solusi yang dihasilkan benar-benar adil dan seimbang. “Ini bukan masalah kecil, karena menyangkut kehidupan masyarakat yang sudah bertahun-tahun tinggal di daerah perbatasan,” ujarnya.

Amir Hasan juga mengingatkan bahwa persoalan batas wilayah berdampak langsung pada warga yang tinggal di perbatasan. Ketidakjelasan status wilayah sering menimbulkan kebingungan dan menghambat pelayanan publik, sehingga diperlukan langkah penyelesaian yang konkret.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antar pihak terkait. Menurutnya, pendekatan bijaksana dan penuh kesabaran sangat dibutuhkan dalam membangun kesepahaman. “Kita harus mengedepankan kepentingan masyarakat dan bukan sekadar soal pembagian wilayah administratif,” tegasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah batas wilayah juga harus melibatkan masyarakat. Dengan partisipasi warga, setiap keputusan yang diambil akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh mereka yang paling terdampak.

Rakor ini dihadiri Sekda Kabupaten Konsel, Asisten I Setda Kota Kendari, sejumlah kabag, camat, serta Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sultra. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan komitmen untuk mencari solusi bersama yang lebih menyeluruh.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap permasalahan batas wilayah dengan Kabupaten Konawe Selatan segera menemukan titik temu yang adil dan menguntungkan semua pihak. Dengan demikian, polemik berkepanjangan bisa diakhiri, dan hubungan antardaerah semakin solid demi kesejahteraan masyarakat.

Editor: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *