DaerahKesehatan

Bupati Ikbar Canangkan Aksi Serentak Tanam Padi Gogo, Sawit, dan Nilam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Konawe Utara

143
×

Bupati Ikbar Canangkan Aksi Serentak Tanam Padi Gogo, Sawit, dan Nilam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Konawe Utara

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Ikbar: kegiatan tanam bersama ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan global

KONAWE UTARA – SULTRAICON.COM.|| Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar gerakan tanam serentak komoditas strategis sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Sambasule, Kecamatan Motui pada Kamis (17/7/2025), dipimpin langsung oleh Bupati H. Ikbar bersama Wakil Bupati H. Abuhaera.

Dalam arahannya, Bupati Ikbar menyampaikan bahwa kegiatan tanam bersama ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan global. Tiga komoditas yang ditanam secara serentak, yakni Padi Gogo, Kelapa Sawit, dan Nilam, menjadi ikon utama pembangunan sektor agrikultur di Konawe Utara.

“Sektor pertanian dan perkebunan menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kita prioritaskan bantuan langsung kepada petani, mulai dari bibit, pupuk, hingga pendampingan teknis, agar sektor ini bisa berkembang secara optimal,” ujar Ikbar di hadapan peserta tanam serentak.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Konut telah menyalurkan sekitar 73 ribu bibit kelapa sawit berikut pupuknya secara gratis kepada masyarakat. Langkah ini diambil untuk menjawab keluhan petani terkait sulitnya akses terhadap bibit berkualitas. Koordinasi distribusi bantuan dilakukan melalui pemerintah desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Ir. Sadeli, mengungkapkan bahwa penanaman Padi Gogo akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Konawe Utara. Di Kecamatan Motui sendiri, kegiatan awal dilaksanakan di lahan seluas 35 hektar, dan akan diperluas hingga 150 hektar dengan dukungan benih dari Kementerian Pertanian.

Tak hanya fokus pada padi, Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura, Yulianti, SP., M.Si, menambahkan bahwa masyarakat juga didorong menanam kelapa sawit dan nilam sebagai tanaman pendamping. Sekitar 500 hektar lahan telah disiapkan untuk menampung bantuan bibit sawit yang telah tersedia.

Yulianti menjelaskan bahwa penerima bantuan bibit sawit harus memenuhi syarat CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi). “Kami tegaskan bahwa lahan yang akan digunakan tidak boleh berada dalam kawasan hutan. Selain itu, lahannya harus clear and clean serta siap tanam,” jelasnya.

Gerakan tanam serentak ini juga sejalan dengan program nasional swasembada pangan melalui pola tanam tumpangsari. Pemerintah berharap, dengan integrasi antara Padi Gogo, Sawit, dan Nilam, masyarakat bisa mendapatkan hasil ekonomi yang beragam sekaligus menjaga ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Sekda, Ketua TP-PKK Hj. Wisra Wastawati Ikbar, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta tokoh masyarakat dari wilayah Kecamatan Motui. Aksi tanam massal ini sekaligus menjadi simbol komitmen kuat Konawe Utara menuju daerah agrikultur yang mandiri dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *