BUTON-UTARA-SULTRAICON.COM.|| Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan wilayah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Ir. Hugua yang mewakili Gubernur Andi Sumangerukka, dalam Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Butur, Rabu (2/7) kemarin.
Upacara berlangsung di pelataran Gedung Islamic Center Minaminanga dan dipimpin langsung oleh Bupati Butur, Drs. H. Afiruddin Mathara, S.H., M.H. Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Butur, serta pengibaran bendera lambang daerah. Tahun ini, peringatan HUT mengusung tema: “Berkarya, Berdaya Saing, Berbudaya, dan Berkelanjutan untuk Butur yang Aman dan Sejahtera.”
Dalam sambutannya, Bupati Butur, Drs. H. Afiruddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wagub Sultra yang menurutnya menjadi wujud nyata perhatian Pemprov Sultra terhadap pembangunan di Kabupaten Butur khususnya pada sektor infrastruktur.
“Kami meyakini kehadiran Wagub Sultra adalah sinyal kuat bahwa Pemprov Sultra serius mendorong kemajuan daerah, terutama dalam pembangunan jalan dan jembatan,” ujar Bupati Butur Afiruddin.
Menanggapi hal tersebut, Wagub Sultra Ir. Hugua pada sesi wawancara, menyampaikan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Butur memang menjadi perhatian prioritas dari Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.
“Gubernur Sultra memberi perhatian besar terhadap Kabupaten Butur, khususnya infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi mobilitas warga. Termasuk jembatan-jembatan provinsi yang saat ini sedang dalam pendataan dan penanganan awal,” kata Hugua.
Wagub Sultra juga menambahkan, beberapa jembatan yang masih menggunakan lantai kayu sudah masuk daftar perbaikan oleh Dinas Bina Marga. Penanganan awal akan dilakukan dalam waktu dekat sambil menunggu solusi permanen.
Wagub Sultra juga mengisyaratkan bahwa Pemerintah Provinsi tengah menyiapkan Pembangunan di Butur melalui program-program strategis di sektor perikanan dan pertanian yang nantinya secara tidak langsung akan mendorong pada sektor pariwisata daerah.
“Buton Utara berada dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan 714 di Laut Banda, yang memiliki potensi besar. Kami sedang usulkan pengembangan tempat penampungan ikan, tambak, dan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Mudah-mudahan tahun ini bisa disetujui pusat,” ungkapnya.
Selain menghadiri upacara, Wagub Sultra juga mengikuti acara ramah tamah dan mengunjungi area kuliner Kande-Kandea yang memamerkan beragam makanan tradisional berbasis hasil laut. Hugua mengagumi kekayaan alam Butur yang tercermin dari hidangan laut seperti udang, kepiting, dan ikan berukuran besar.
“Ini adalah potret daerah yang kaya akan sumber daya alam. Dengan pengelolaan yang baik, sektor kuliner dan pariwisata Butur akan menjadi magnet baru di Provinsi Sultra,” ujar Hugua.
Wagub Sultra berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam HUT ke-18 ini menjadi energi positif untuk menjadikan Kabupaten Butur sebagai daerah yang terus tumbuh, berbudaya, dan dikenal lebih luas di tingkat nasional bahkan internasional.