Daerah

Bupati Ikbar Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan Lanudad TNI AD di Konawe Utara

103
×

Bupati Ikbar Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan Lanudad TNI AD di Konawe Utara

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., mendampingi Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumanggeruka, dalam penyambutan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), Mayjen TNI Zainuddin

KONAWE UTARA—SULTRAICON.COM.|| Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., mendampingi Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumanggeruka, dalam penyambutan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), Mayjen TNI Zainuddin, di Bandara Haluoleo Kendari, Kamis (18/09/2025). Kehadiran rombongan Puspenerbad disambut hangat jajaran FORKOPIMDA Provinsi Sulawesi Tenggara dan Konawe Utara.

Kedatangan Komandan Puspenerbad beserta tim di Sulawesi Tenggara bertujuan untuk meninjau langsung lokasi yang akan dijadikan Pangkalan Udara Angkatan Darat (Lanudad) sekaligus Skuadron Penerbad di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara.

Usai penyambutan dan santap siang bersama, Bupati Ikbar mendampingi Mayjen TNI Zainuddin menghadiri Focus Group Discussion (FGD) akhir Feasibility Study (FS), Masterplan (MP), dan Detail Engineering Design (DED) Lanudad TNI AD di Aula Legend Hotel Claro Kendari.

FGD ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., jajaran FORKOPIMDA Sultra dan Konawe Utara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Ketua Tim Swakelola Universitas Hasanuddin Prof. Ir. Sakti Aji Adisasmita, M.Si., M.Eng., SC., Ph.D., para asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemda Konut.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Zainuddin menegaskan pembangunan Lanudad masuk dalam rencana strategis TNI AD 2024–2029, yang akan dilengkapi alutsista serbaguna seperti helikopter, pesawat angkut, hingga drone (UAV). Kehadiran Lanudad disebutnya bukan hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Bupati Ikbar menyambut baik rencana besar TNI AD tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun kesiapan lahan. “Yang dibutuhkan secara keseluruhan untuk pembangunan Lanudad dan Skuadron mencapai 300 hektar. Dari kami sudah masukkan dalam proses penganggaran yaitu 184 hektar,” jelasnya.

Menurut Ikbar, sinergi antara Pemda dan TNI AD merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan sekaligus membuka peluang pembangunan infrastruktur transportasi baru. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Konawe Utara.

Lebih jauh, Ikbar menyampaikan bahwa dengan hadirnya Lanudad dan Skuadron Penerbad, wilayah Konawe Utara memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bandara komersil di masa depan. Bandara ini direncanakan akan diberi nama Bandara Konasara sebagai simbol kemajuan daerah.

Ia juga berharap agar seluruh pihak terkait dapat terus menjaga komitmen bersama sehingga pembangunan Lanudad berjalan sesuai perencanaan. “Kami berharap ikhtiar pemerintah bersama TNI AD ini berjalan dengan lancar. Selain memperkuat pertahanan, Lanudad Konasara akan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan Komandan Puspenerbad ini menjadi bukti keseriusan TNI AD dan Pemkab Konawe Utara dalam mematangkan pembangunan Lanudad. Keberadaan pangkalan udara di Konut diharapkan menjadi pilar strategis pertahanan Indonesia Timur sekaligus tonggak baru pembangunan ekonomi daerah.

Editor: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *