KENDARI — SULTRAICON.COM.|| Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menerima audiensi perwakilan masyarakat Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, di Lobby Kantor Gubernur Sultra, Kamis (11/9/2025). Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pertambangan di wilayah mereka.
Dalam kesempatan itu, masyarakat Routa mengungkapkan keresahan terhadap aktivitas penambangan nikel yang dilakukan oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Menurut mereka, keberadaan perusahaan tambang tersebut hingga kini belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sejumlah tokoh masyarakat Routa menyampaikan bahwa aktivitas tambang justru menimbulkan sejumlah persoalan lingkungan dan sosial. Mereka berharap pemerintah provinsi hadir memberikan solusi agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa dirinya mendengar dengan serius aspirasi dan masukan warga Routa. Ia menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami akan melibatkan pihak-pihak terkait, baik pemerintah kabupaten, instansi teknis, maupun pihak perusahaan, agar persoalan yang disampaikan masyarakat Routa ini bisa mendapatkan jalan keluar,” ujar Gubernur.
Pertemuan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam membuka ruang dialog dengan masyarakat, khususnya terkait isu pertambangan yang sensitif. Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat demi terciptanya pembangunan yang berkeadilan di Sulawesi Tenggara.
Editor; Ali Okong