KONAWE UTARA — SULTRAICON.COM.|| Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., bersama Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, menghadiri dan memimpin kegiatan penanaman jagung kuartal III di lahan seluas 126 hektare di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah Konawe Utara, Polda Sultra, dan PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, Pejabat Utama Polda Sultra, Ketua DPRD Konawe Utara Herman Sewani, SH., Direktur PT AKP Mr. Lee Seung Yeon, Forkopimda Konawe Utara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara Asmadin, S.Pd., MM, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, Camat Landawe, serta Kepala Desa Tambakua.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi daerah. Dari total 81.355 jiwa penduduk, hampir 40 persen di antaranya bekerja di sektor pertanian, sehingga pengelolaan dan pengembangan sektor ini menjadi prioritas utama untuk memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.
“Penanaman jagung ini selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah periode 2025–2029, yakni mewujudkan Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera. Di mana fokusnya adalah membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan produktif serta menciptakan perekonomian daerah yang berdaya saing,” jelas Bupati Ikbar.
Lebih lanjut, pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis dengan menyediakan berbagai dukungan berupa pupuk NPK dan urea, benih jagung dan padi unggulan, kapur pertanian, pestisida dan herbisida, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk 381 kelompok tani yang beranggotakan 7.446 petani terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) Konawe Utara.
Bupati juga memaparkan target tanam jagung tahun 2025 yang mencapai 1.048 hektare. Per 8 Agustus 2025, luas lahan yang telah ditanami mencapai 687,5 hektare, dengan luas panen pada Juli 2025 sebesar 264 hektare. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produktivitas jagung di Konawe Utara pada tahun 2024 mencapai rata-rata 5,2 ton per hektare, yang menempatkan daerah ini sebagai peringkat kedua tertinggi di Sulawesi Tenggara.
Selain peningkatan produksi, pemerintah daerah juga fokus pada pengembangan infrastruktur pendukung, terutama akses jalan menuju Desa Tambakua yang menghubungkan beberapa desa lain di Kecamatan Landawe. Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), Pemda berupaya agar jalan sepanjang 3 kilometer menuju Tambakua dapat diaspal pada tahun ini setelah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.
Kegiatan penanaman jagung ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani. Kapolda Sultra menyerahkan mesin pengering jagung, Bupati Konawe Utara memberikan mesin pencacah jagung, dan manajemen PT Adhi Kartiko Pratama menyerahkan alat tanam. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi dan efisiensi kerja para petani.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah Konawe Utara, Polda Sultra, dan pihak swasta. “Kehadiran Bapak Kapolda Sultra dan rombongan membawa pencerahan, harapan, serta semangat baru untuk kemajuan pertanian di Konawe Utara,” tuturnya. (Red)